Minggu, 14 November 2010

Telkom Speedy

Pilihan Layanan
Tersedia berbagai pilihan paket layanan sesuai dengan kebutuhan di rumah maupun bisnis Anda baik paket jenis time based maupun unlimited dengan pilihan kecepatan yang bervariasi.

 
Paket MAIL (Limited 15 Jam 1 Mbps)
Dengan kecepatan 1 Mbps downstream dan 256 kbps upstream dan harga yang murah, paket ini ditujukan untuk pengenalan internet atau untuk pengguna yang jarang menggunakan internet tetapi menginginkan koneksi yang cepat.

Paket CHAT (Limited 50 Jam 1 Mbps)
Dengan kecepatan 1 Mbps downstream dan 256 kbps upstream dan harga yang terjangkau, Anda dapat melakukan koneksi internet dengan kecepatan tinggi dengan durasi yang lebih panjang.

Paket Socialia (Semi Unlimited 384 kbps)
Dengan kecepatan 384 kbps downstream dan 96 kbps upstream tanpa batas waktu Anda dapat berinternet sepuasnya untuk browsing maupun chatting selama masih dalam batas kuota 3 GB per bulan. Ketika kuota usage tercapai, kecepatan efektif akan diturunkan menjadi 128 kbps hingga  akhir bulan dan akan kembali ke kecepatan semula pada awal bulan berikutnya.

Paket LOAD (Semi Unlimited 512 kbps)
Dengan kecepatan 512 kbps downstream dan 128 kbps upstream tanpa batas waktu Anda dapat berinternet sepuasnya untuk browsing yang lebih cepat, download, maupun chatting selama masih dalam batas kuota 3 GB per bulan. Ketika kuota usage tercapai, kecepatan efektif akan diturunkan menjadi 128 kbps hingga akhir bulan dan akan kembali ke kecepatan semula pada awal bulan berikutnya.

Paket Familia (Unlimited 1 Mbps)
Dengan kecepatan 1 Mbps downstream dan 256 kbps upstream serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar cocok untuk para profesional atau penggunaan internet yang dishare hingga ke sekitar 10 pengguna.

Paket EXECUTIVE (Unlimited 2 Mbps)
Dengan kecepatan 2 Mbps downstream dan 512 kbps upstream serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar cocok untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan internet yang dishare hingga ke sekitar 20 pengguna.

Paket BIZ (Unlimited 3 Mbps)
Dengan kecepatan 3 Mbps downstream dan 512 kbps upstream serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar cocok untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan internet yang dishare hingga ke sekitar 30 pengguna.
 
Catatan :
  • Paket Mail, Chat, Family dan Load memperoleh 1 IP public dynamic
  • Paket Game, Executive dan Biz memperoleh 1 IP public static

Lampiran 1. Petunjuk Setting Modem  
Seperti penggunaan pada layanan Speedy reguler, login dan password Speedy
prabayar dapat digunakan dengan mode PPPoE (Gambar 1) dengan login dan
password ditanam di modem, maupun mode bridging yang menggunakan cara
koneksi dial dari komputer (Gambar 2). Setiap merek modem memiliki cara setting
yang berbeda tetapi prinsipnya tidak jauh berbeda.
 
Untuk kemudahan penggunaan di rumah lebih disarankan untuk menggunakan
mode bridging. Hal ini untuk menghindari kasus lupa mematikan modem yang
dapat menimbulkan durasi yang panjang (untuk Speedy time based) maupun
usage yang besar karena network attack (untuk Speedy volume based).
  
Gambar 1. Modem dengan mode PPPoE routing.
 
 
Gambar 2: Modem dengan mode bridging.  
Jika modem diset dengan mode bridging, maka untuk melakukan koneksi harus
melalui menu dial-up broadband dengan menggunakan tool yang sudah
disediakan oleh sistem operasi yang digunakan komputer.
 
Bagi penguna Windows 98/ME/2000 yang ingin melakukan koneksi bridging harus
menginstall software PPPoE client for Windows 98/ME/2000 terlebih dahulu
(misalnya RASPPPoE), sebab Windows 98/ME/2000 belum dilengkapi dengan
fasilitas untuk koneksi bridging.  

Perbedaan antara mode PPPoE dengan mode bridging sebagai berikut:
 
 


 
Lampiran 2. Cara Setting Koneksi di Windows  
Setting pada Windows XP sebagai berikut:  
a. Klik Start -> Control Panel -> Network and Internet Connections.
b. Pilih Network Connections.

 
c. Pilih Create a new connection.
d. Klik Next.

 
e. Pilih Connect to the Internet, klik Next.
f. Pilih Set up my connection manually, klik Next.

 
g. Pilih Connect using a broadband connection that requires a user name and password, klik Next.
h. Isi ISP Name (bebas) misalnya Speedy, klik Next.

 
i. Masukkan User name; Password; Confirm password, klik Next. User name untuk Speedy adalah login ID yang ada di dalam amplop yang berisi password ditambah dengan realm @telkom.net.
j. Beri tanda pada Add a shorcut to this connection to my desktop, klik Finish.

 
k. Setelah menekan Finish di atas atau setiap kali kita klik icon Speedy di desktop kita, akan muncul menu ini:
l. Setelah user name & password terisi dan dipilih Connect, maka komputer kita akan melakukan otentikasi ke RADIUS server, dan akan muncul menu seperti berikut:

 
m. Jika otentikasi berhasil, maka akan muncul icon 2 komputer kecil di kanan bawah layar. Jika icon ini diklik akan muncul status:
Untuk mengakhiri koneksi internet, klik Disconnect pada menu Speedy Status ini.
 
n. Jika otentikasi gagal, maka akan muncul pesan error seperti di bawah:

 
Beberapa pesan error yang sering muncul jika koneksi gagal adalah sebagai berikut:

Jumat, 05 November 2010

TV LCD Toshiba

PT.Toshiba Consumer Product Indonesia mentargetkan dapat memproduksi televisi LCD dari 600 ribu menjadi 1 juta unit per tahun pada 2010. Penggenjotan kapasitas produksi untuk memenuhi Ekspor TV LCD Toshiba yang mencapai 80 persen dari kapasitas produksi, di mana ekspor tertinggi untuk Timur Tengah dan Asean.
Presiden Direktur PT.Toshiba Visual Network, Hisao Ishiyama menjelaskan dalam kurun tiga tahun terakhir penjualan LCD TV di Indonesia dan seluruh dunia meningkat pesat. Toshiba menggenjot produksi LCD TV untuk bersaing dengan para kompetitor LCD TV lainnya di Indonesia seperti LG dan Samsung.
“Setelah masa krisis 2008 terlewati, penjualan produk Toshiba meningkat dan akan menuju nomor 1 pada 2012,” kata Hisao Ishiyama di Jakarta, 4 November 2010.
Quality Expert Department Manager, Uus Syamsu menjelaskan jumlah rata-rata produk yang diekspor Toshiba mencapai 453 ribu unit pada semester I 2010. Beberapa negara tujuan ekspor antara lain Jepang, Timur Tengah, Australia, Malaysia, Singapura, Hongkong, Thailand dan India.
Untuk menggenjot produksi, Toshiba telah menambah jalur produksi menjadi 6 lini. Setiap lini mampu mengahasilkan 1000 unit LCD TV per hari. Dengan menambah jalur produksi maka diharapkan target kapasitas produksi dapat menembus melebihi 1 juta unit per tahun.
“Semester I 2010 kita sudah memproduksi 453 ribu unit, dan hingga akhir tahun kita genjot hingga melebihi dua kali lipatnya,” ucapnya.
Untuk kandungan komponen lokal dalam satu unit LCD TV Toshiba masih rendah. 45 persen komponen televisi LCD masih impor dari China sedangkan muatan lokalnya hanya 21,2 persen. Sedangkan untuk panel LCD sendiri, Toshiba masih impor dari Taiwan dan Korea.
"Khusus panel LCD 59 persen impor dari Korea dan 41 persen dari Taiwan," katanya.

Senin, 01 November 2010

Daftar Kepangkatan TNI AD, AU, AL dan Kepolisian

Berikut ini adalah daftar tanda kepangkatan yang ada di jajaran TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara mulai dari tingkat yang tertinggi (Perwira), Bintara, hingga yang terendah (Tamtama). Sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1973, tanda kepangkatan untuk ketiga angkatan (TNI-AD, TNI-AU dan TNI-AL) beserta Polri disetarakan menjadi seperti di bawah ini. Namun sejak tahun 2001, Kepolisian Republik Indonesia dipisahkan dari TNI dan menggunakan tanda kepangkatan tersendiri, lihat Tanda Kepangkatan Polri dibawah.

Tanda Pangkat dalam kemiliteran TNI baik AD, Al dan AU terdiri atas 22 tingkat. Urutan dari yang tertinggi di TNI AD adalah :

PERWIRA TERTINGGI INDONESIA
JENDERAL BESAR (bintang lima)
- Jenderal Besar Sudirman
- Jenderal Besar A.H. Nasution
- Jenderal Besar Soeharto
(Biasa disebut Panglima Besar)
(http://id.wikipedia.org/wiki/Jenderal)

PERWIRA
Perwira Tinggi


JENDERAL (bintang empat)
LETJEN (bintang tiga)
MAYJEN (bintang dua)
BRIGJEN (bintang satu)

Perwira Menengah

KOLONEL (melati tiga)
LETKOL (melati dua)
MAYOR (melati satu)

Perwira Pertama

KAPTEN
LETNAN SATU
LETNAN DUA

BINTARA
Bintara Tinggi


PELTU
PELDA

Bintara Menengah
SERSAN MAYOR
SERSAN KEPALA
SERSAN SATU
SERSAN DUA

TAMTAMA

KOPRAL KEPALA
KOPRAL SATU
KOPRAL DUA
PRAJURIT KEPALA
PRAJURIT SATU
PRAJURIT DUA


Kepangkatan untuk TNI AU dan AL hanya berbeda di Perwira Tingginya saja. Untuk Perwira Menengah ke bawah, TNi AD/AL/AU sama.

Urutan dari yang tertinggi di TNI AL adalah :
PERWIRA
Perwira Tinggi


LAKSAMANA (bintang empat)
LAKSAMANA MADYA (bintang tiga)
LAKSAMANA MUDA (bintang dua)
LAKSAMANA PERTAMA (bintang satu)

Urutan dari yang tertinggi di TNI AU adalah :
PERWIRA
Perwira Tinggi


MARSEKAL (bintang empat)
MARSEKAL MADYA (bintang tiga)
MARSEKAL MUDA (bintang dua)
MARSEKAL PERTAMA (bintang satu)


Kepangkatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
Sejak 1 Januari 2001, Kepolisian Republik Indonesia dipisahkan dari TNI dan menggunakan tanda kepangkatan tersendiri. Perubahan tersebut berdasar pada surat keputusan Kapolri No. Pol: Skep/1259/X/2000, tertanggal 3 Oktober 2000.

Polri (sekarang) Polri (dulu)
Perwira
Perwira Tinggi
Jenderal Polisi Jenderal Polisi
Komisaris Jenderal Polisi Letnan Jenderal Polisi
Inspektur Jenderal Polisi Mayor Jenderal Polisi
Brigadir Jenderal Polisi Brigadir Jenderal Polisi
Perwira Menengah
Komisaris Besar Polisi Kolonel
Ajun Komisaris Besar Polisi Letnan Kolonel
Komisaris Polisi Mayor
Perwira Pertama
Ajun Komisaris Polisi Kapten
Inspektur Polisi Satu Letnan Satu
Inspektur Polisi Dua Letnan Dua
Bintara Tinggi
Ajun Inspektur Polisi Satu Pembantu Letnan Satu
Ajun Inspektur Polisi Dua Pembantu Letnan Dua
Bintara
Brigadir Polisi Kepala Sersan Mayor
Brigadir Polisi Sersan Kepala
Brigadir Polisi Satu Sersan Satu
Brigadir Polisi Dua Sersan Dua
Tamtama
Ajun Brigadir Polisi Kopral Kepala
Ajun Brigadir Polisi Satu Kopral Satu
Ajun Brigadir Polisi Dua Kopral Dua
Bhayangkara Kepala Prajurit Kepala
Bhayangkara Satu Prajurit Satu
Bhayangkara Dua Prajurit Dua